Selasa, 31 Januari 2012

Playlist Drive-Melepasmu

Playlist lagu "Drive-Melepasmu" tak berhenti berputar meski lebih dari lima kali aku setel. Demi apa ini? Mendadak menjadi galau total-totalan. Padahal besok ada ujian matematika bab "Suku Banyak".
Eh, sekarang kenapa malah aku justru terjerembab pada satu titik pusat pemikiran yang entah berantah sepertinya aku saja tak pantas sepertinya memikirkan itu. Ini aku yang tak mau bangun dan sadar, atau memang aku yang takut bangun dan menyadari bahwa kenyataan gak seindah angan. (Eaaaaa, bahasanya sudah Gundah Gulana kan?) wowowo~
Mana suasana hujan. Sendiri di rumah. Nah, pas untuk meratapi nasib. Nasib apaa? Yap! Nasib keberanian ku untuk tetap "pengecut dalam mengagumimu"! Hahaha. Beraniku ya cuma itu kali ya? Melihatmu dari jauh, tersenyum, lalu membuang muka. Seterusnya sampai pukul setengah tujuh pagi berganti menjadi setengah empat sore.
Tuhan kenapa tak mau memberi aku bonus? Barang hanya kamu menyapa saat aku iseng lewat di depanmu. Atau minimal hanya dehemanmu yang memang ditujukan untuk aku seorang. Atau barangkali yang lain lah. Yang mengena. Hahaha. Atau bonus itu masih belum Tuhan murahkan untuk aku? Aku belum beruntung mungkin. Atau bahkan aku tak pantas mendapatkannya? Yayaaa :') Terlalu sigap aku mengerti semua. Aku ini terlalu muluk mimpinya.
Hanya salam yang dititpkan lewat temanku itu tak bisa ditakar menjadi sesuatu yang spesial kan? Tapi, aku sudah sangat senang. Sering-sering titip salam aja buat aku :) (Eh, ngarepnya ketinggian ya?)
Tenang kok, aku tetep stay cool. Tapi coba kamu tau, hatiku udah njerit njerit "OH NOO!" jantung kebat-kebit, dan alamat tanganku FREEZE. Nyeeesss :D
Aku ini lucu ya? Atau malah bikin ilfeel heh? Yang aku tau semua, namanya kalau hati sudah memilih. Teori Logika yang kita pelajari kelas sepuluh itu sama sekali gak main. :p
Sudah wes, blogging ini juga uda bisa nenangin banyak :)


With Love,

AisyaDz.

0 komentar:

Poskan Komentar