Untuk seseorang yang tak pernah membiarkan tatapanku kosong.
Karena alasan apa, kau selalu ada menangkap tujuan mataku.
Nampaknya sudah ribuan kali, secara tak sengaja kamu ketahuan melihat ke arahku. Aku selalu dibuat salah tingkah. Tapi aku diam. Tak mau terlihat bodoh. Hanya menahan tawa yang akhirnya aku lepaskan saat aku sudah masuk kelas.
Hei, kamu yang baru kenal saat membantu kelompokku drama, aku merasa ada hal berbeda lewat matamu itu. Seperti aku diperhatikan tiap gerakku. Dan aku nyaman ! :)
Kamu tak pernah mengabaikan mataku yang memang lebih sering menujumu itu. Kamu membalasnya dengan melihatku sambil tersenyum. Barang cuma sedetik, kamu tetap menyempatkan waktu untuk aku.
Banyak hal pula yang sering kamu lakukan. Tingkahmu yang konyol tak masuk akal, aku menyukainya. Padahal jika orang lain yang melakukannya aku sudah berteriak benci. Tapi kamu jelas lain.
Selalu saja kamu memiliki cara untuk membuat aku menarik senyum, kemudian tertawa lepas.
Setiap kita bertemu, jalan bersama tanpa ada maksud, disitu aku ingin menyeimbangi langkahmu. Tapi aku malah melambatkannya. Jalan di belakangmu. Hingga akhirnya kita jauh. Selalu saja begitu. Aku masih malu-malu.
Untuk seseorang yang sekarang menjadi tetangga kelas sementara waktu,
Aku ini penikmat senyummu diam-diam. Secara tak langsung, aku hanya ingin berterima kasih memberiku rasa lain.
With Love,
AisyaDz.
0 komentar:
Poskan Komentar